Nilai tukar rupiah kembali mencatatkan rekor terlemah setelah menyentuh Rp18.029 per dollar AS.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan biaya impor, biaya produksi, serta memicu kenaikan harga berbagai barang konsumsi di dalam negeri.
Tekanan terhadap rupiah juga dinilai dapat berdampak pada daya beli masyarakat, inflasi, hingga biaya perjalanan dan pendidikan luar negeri.
Sejumlah sektor seperti elektronik, pakaian, FMCG, material bangunan, dan otomotif menjadi kelompok yang paling rentan mengalami kenaikan harga.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Alicia Diahwahyuningryas
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi
#Ecolab #Ekonomi ##cclabs #HargaNaik #Rupiah #Inflasi
Music: Icelandic Arpeggios - DivKid
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/tren/read/2026/06/04/203000465/rupiah-tembus-rp-18.029-per-dollar-as-ini-barang-yang-berpotensi-naik-harga?page=all#page2