JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta menilai saat ini terdapat tiga skenario yang terbuka terkait perkembangan konflik Timur Tengah.
Menurut Anis, skenario pertama adalah tercapainya penyelesaian damai atau settlement yang dinilai menjadi kepentingan utama negara-negara Teluk agar tidak terdampak langsung oleh konflik yang terus meluas.
Anis menjelaskan, baik Iran, Amerika Serikat, Israel maupun negara-negara Teluk memiliki kelompok dengan pandangan berbeda terkait arah konflik. Sebagian menginginkan penyelesaian damai, sementara sebagian lain menilai perlu ada kelanjutan konfrontasi untuk memperkuat posisi tawar masing-masing pihak.
Menurut Anis, sebagian pihak di Iran merasa telah memperoleh keuntungan strategis pada fase awal konflik sehingga cukup untuk masuk ke meja perundingan. Namun ada pula yang menghendaki kelanjutan konflik untuk memperkuat dominasi mereka dalam proses negosiasi ke depan.
Di sisi lain, perdebatan serupa juga terjadi di Amerika Serikat terkait langkah yang harus diambil setelah perkembangan terbaru konflik tersebut.
Skenario kedua yang dipetakan pemerintah Indonesia adalah eskalasi konflik yang lebih luas.
Menurut Anis, risiko yang lebih besar justru muncul apabila konflik berkembang menjadi perang skala penuh.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini:
https://youtu.be/WN2BU1nrpng
#prabowo #perang #iran
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/672925/wamenlu-anis-matta-ungkap-skenario-indonesia-sikapi-perang-timur-tengah-rosi