JAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menjawab kritik eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait frekuensi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri.
Sugiono mengatakan kritik boleh untuk perbaikan, namun harus konstruktif dan berdasarkan fakta srta data yang akurat.
“Saya kira semua saran dan kritik dalam rangka perbaikan itu bagus, baik tentu saja harus konstruktif. Tentu saja harus berdasarkan pada fakta-fakta dan data-data saya kira akurat," ujar Sugiono, Rabu (3/6/2026).
Ia menambahkan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke luar negeri saat ini tidak bisa mengikuti jalur konvensional karena situasi dinamika global.