:

Pasutri Dianiaya Preman di Deli Serdang, Pelaku Bawa Pistol | KOMPAS PETANG

2 hari lalu

DELI SERDANG, KOMPAS.TV - Sepasang suami istri menjadi korban penganiayaan dua orang pelaku yang diketahui merupakan pak ogah. Dalam rekaman tersebut, tampak seseorang pelaku membawa pistol.

Sepasang suami istri jadi korban penganiayaan saat melintas menggunakan sepeda motor di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Korban perempuan yang diketahui sedang hamil sempat terkena tendangan, sementara sang suami yang masih duduk di motor, terkena pukulan di bagian kepala.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (3/6/2026) petang saat korban berada di terowongan rel kereta api Tembung untuk menghindari kawasan yang sedang terjadi tawuran.

Di saat inilah, korban dianiaya kedua pelaku lantaran menolak melintasi lokasi.

Kedua pelaku ditangkap polisi 5 jam pasca kejadian. Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita pistol yang ternyata merupakan air gun.

Saat ini kedua pelaku berinisial ZL dan ZYL masih dalam proses pemeriksaan. Sementara korban telah membuat laporan secara resmi ke polisi.

Korban dijadwalkan akan menjalani visum di rumah sakit dengan pendampingan dari pihak kepolisian.

Baca Juga Aniaya Perempuan Hamil, Dua Preman Berpistol di Medan Berhasil Ditangkap Polisi di https://www.kompas.tv/nasional/672841/aniaya-perempuan-hamil-dua-preman-berpistol-di-medan-berhasil-ditangkap-polisi

#aniaya #pakogah #pasutri

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/672858/pasutri-dianiaya-preman-di-deli-serdang-pelaku-bawa-pistol-kompas-petang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke