Rupiah terus melemah dan untuk pertama kalinya diperdagangkan di atas level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat pada Kamis pagi. Sehari sebelumnya, nilai tukar rupiah masih berada di level Rp17.980 per dolar AS.
Pelemahan rupiah diduga dipicu kombinasi sentimen eksternal dan domestik, mulai dari tensi geopolitik hingga isu koordinasi kebijakan ekonomi dalam negeri.
Tekanan terhadap rupiah turut membebani pasar saham. Pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026, IHSG anjlok lebih dari 4 persen dan menyentuh level terendah dalam lima tahun terakhir.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai berbagai rumor yang beredar di dalam negeri turut menjadi salah satu faktor yang menekan pergerakan IHSG.
Bagaimana pendapatmu?
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv
#BOLDKompasTV