Mantan Menko Polhukam Mahfud MD memberikan apresiasi atas langkah Presiden Prabowo Subianto yang mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Mahfud menilai, sejak BGN dibentuk sekitar dua bulan lalu, Dadan dianggap tidak memiliki kapasitas yang mumpuni dalam mengelola lembaga pemerintahan, terutama terkait masalah teknokrasi dan hukum anggaran.
"Orang memprotes pencopotan Dadan Hindayana itu kan sudah lama. Saya kira tidak sampai 2 bulan BGN itu terbentuk, itu Dadan Hindayana sudah kelihatan hanya ngerti ilmunya, ilmu bidang apa serangga, tetapi tidak ngerti birokrasi pemerintahan, tidak ngerti hukum anggaran dan sebagainya sehingga kita semua protes," ujar Mahfud MD di Kantor Kompas Gramedia , Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).
Mahfud menyoroti kegagalan Dadan dalam memahami aspek teknokrasi yang dibutuhkan untuk memimpin badan strategis seperti BGN.
"Tidak ngerti teknokrasi, ya, tidak paham teknokrasi dia. Sehingga kita sudah lama protes baru sekarang dikabulkan oleh Presiden dan ternyata di kantornya ada masalah korupsi yang didugakan oleh Kejaksaan, ya toh?" imbuhnya.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini.
Penulis: Siti Laela Malhikmah
Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah
Video Editor: Siti Laela Malhikmah
Produser: Diamanty Meiliana
#BGN #DadanHindayana #MBG #KepalaBGN #Korupsi #PrabowoSubianto #Politik #BeritaHariIni #News # #vjlab