Kasus Hanania Travel terus berkembang. Perwakilan korban menyebut sekitar 2.500 calon jemaah gagal berangkat umrah pada 2026 akibat dugaan penggelapan dana. Total kerugian bahkan diperkirakan mendekati Rp100 miliar.
Salah satu korban, Anna, menilai Hanania tidak mempunyai niat baik untuk meminta maaf. Anna bercerita saat ia bersama korban lainnya meminta data, pihak manajemen mengaku seluruh tim sakit dan masuk instalasi gawat darurat (IGD).