KOMPAS.TV - Kasus peluru nyasar yang melukai dua orang di kawasan Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, masih dalam penyelidikan. Personel Pomdam I/Bukit Barisan bersama jajaran terkait melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu pagi untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Olah TKP dilakukan oleh personel Kodam, Pomdam, dan Polda Sumatera Barat di sejumlah titik di kawasan taman Gedung Rektorat Universitas Negeri Padang. Lokasi kejadian berada di area yang berseberangan dengan markas militer dan tidak jauh dari lokasi latihan menembak yang berlangsung saat peristiwa terjadi.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa, ketika dua orang ditemukan terluka di area kampus Universitas Negeri Padang. Keduanya diduga menjadi korban peluru nyasar dan mengalami luka pada bagian tangan serta paha.
Peristiwa peluru nyasar di kawasan Universitas Negeri Padang bukan kali pertama terjadi. Insiden serupa tercatat pernah terjadi pada tahun 2010, 2017, dan 2020.
Petugas ambulans segera mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi korban saat ini masih dalam pemantauan.
Kasus tersebut ditangani oleh pihak Kodam karena pada waktu yang bersamaan sedang berlangsung latihan menembak yang dilakukan personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 897 Singgalang. Lokasi latihan disebut berjarak sekitar 800 meter dari posisi kedua korban saat kejadian.
Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan asal peluru serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan dua orang mengalami luka di area kampus tersebut.
#UniversitasNegeriPadang #UNP #Padang
Baca Juga Peluru Nyasar di Kampus UNP, Kodam XX Investigasi dan Tanggung Biaya Pengobatan Dua Korban di https://www.kompas.tv/regional/672498/peluru-nyasar-di-kampus-unp-kodam-xx-investigasi-dan-tanggung-biaya-pengobatan-dua-korban
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/672606/terjadi-lagi-dugaan-peluru-nyasar-di-unp-padang-lukai-dua-orang-kompas-siang