KOMPAS.TV - Memilah sampah kini menjadi salah satu aktivitas rutin yang mulai dilakukan setiap siang hari di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember, Jawa Timur.
Sampah tersebut berasal dari setiap karyawan, seperti sampah bungkus makanan dan minuman, sampah alat tulis kantor, maupun ragam sampah lainnya dari setiap ruangan kerja.
Sampah dipisahkan dalam kategori, yakni sampah organik mudah terurai, sampah anorganik yang bernilai ekonomis, dan sampah residu, serta sampah cair berasal dari sisa air minum ke wadah yang telah disiapkan.
Pemilahan sampah ini untuk memudahkan proses daur ulang dan menekan beban tampung di tempat pembuangan akhir.
Gerakan memilah sampah bukan hal yang mempersulit aktivitas, tetapi menjadi sebuah tantangan untuk menjadikan lingkungan yang bersih dan sehat serta sebuah kebutuhan bagi karyawan.
Langkah kecil yang dimulai dari disiplin kebersihan dan memilah sampah diharapkan menjadi budaya baru untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat, bukan lagi sekadar impian.
Sementara itu, salah satu SMP di Solo, Jawa Tengah, mewajibkan siswanya untuk bersedekah dengan sampah. Dengan donasi ini, sekolah bisa membantu posyandu hingga siswa kurang mampu yang ada di sekitarnya.
Inilah yang dilakukan SMP Negeri 14 Solo untuk menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan para siswa.
Siswa diminta untuk mengumpulkan sampah nonorganik yang bernilai jual. Di satu sisi, siswa diajari untuk bersedekah sekaligus belajar memilah sampah.
Sampah yang dipilah di rumah kemudian dibawa ke sekolah. Di sini nantinya akan dipilah lagi sesuai jenis dan nilai jual.
#jember #solo #pilahsampah
Baca Juga Usai Berhaji, Jemaah Patuna Jalani Badal Umrah Sebelum Pulang ke Indonesia | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/672595/usai-berhaji-jemaah-patuna-jalani-badal-umrah-sebelum-pulang-ke-indonesia-kompas-siang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/672602/pemkab-jember-hingga-siswa-smp-di-solo-gerakkan-pilah-sampah-sapa-siang