KOMPAS.TV - Kementerian Haji dan Umrah terus mengimbau jemaah haji agar tidak membawa air zamzam di dalam koper kabin maupun koper bagasi saat kepulangan ke Tanah Air. Jemaah akan mendapatkan air zamzam sebanyak 5 liter setibanya di Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menjelang kepulangan, petugas juga mengingatkan jemaah untuk memperhatikan batas kapasitas bagasi dan barang bawaan. Barang bawaan maupun oleh-oleh jemaah kerap melebihi kapasitas yang telah ditetapkan maskapai sehingga koper harus diperiksa atau dibongkar saat proses penimbangan di hotel maupun ketika melewati pemeriksaan X-ray di bandara.
Maskapai Garuda Indonesia telah melakukan sosialisasi terkait ketentuan bagasi dan barang-barang yang dilarang dibawa selama penerbangan. Sesuai aturan, koper kabin memiliki batas maksimal 7 kilogram, sedangkan koper bagasi maksimal 32 kilogram. Selain air zamzam, jemaah juga diimbau untuk tidak membawa barang-barang terlarang lainnya, termasuk benda yang dapat mengganggu keamanan penerbangan.
Sementara itu, suasana di Masjidil Haram masih dipadati jemaah haji dari berbagai negara. Kepadatan terlihat terutama setelah pelaksanaan salat fardu dan pada malam hari, ketika jemaah memanfaatkan waktu untuk beribadah di kawasan masjid.
Di tengah masa persiapan kepulangan, jemaah haji khusus Patuna memanfaatkan waktu dengan melaksanakan ibadah umrah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Sebagian besar jemaah menjalankan badal umrah yang diperuntukkan bagi orang tua, keluarga, atau kerabat yang telah meninggal dunia maupun yang belum memiliki kesempatan datang ke Tanah Suci karena kondisi tertentu.
#Haji2026 #JemaahHaji #AirZamzam
Baca Juga Tradisi Busana Adat Bugis Warnai Kepulangan Jemaah Haji Hingga Tim Patuna bantu Jemaah Tersesat di https://www.kompas.tv/nasional/672520/tradisi-busana-adat-bugis-warnai-kepulangan-jemaah-haji-hingga-tim-patuna-bantu-jemaah-tersesat
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/672571/alasan-jemaah-tak-diperbolehkan-bawa-zamzam-hingga-masjidil-haram-masih-padat-jemaah-kompas-siang