Wajah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali mengalami dinamika penting lewat perombakan total manajemen salah satu lembaga paling strategis, Badan Gizi Nasional (BGN).
Jabatan Kepala BGN kini resmi berpindah tangan ke Nanik S. Deyang, menggantikan Dadan Hindayana.
Langkah berani Istana ini memicu perhatian publik. Pasalnya, Nanik yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, bukanlah orang baru bagi Presiden Prabowo.
Ia adalah salah satu "panglima opini" paling loyal di lingkaran dalam sang presiden yang kini bertransformasi menjadi eksekutor kebijakan birokrasi.
Bagi publik yang mengikuti dinamika politik tanah air sejak Pilpres 2014 dan 2019, nama Nanik S. Deyang tentu tidak asing.
Berlatar belakang sebagai jurnalis senior di berbagai media cetak nasional terkemuka, Nanik dikenal memiliki ketajaman dalam meramu narasi publik.
Puncaknya pada Pilpres 2019, ia didapuk sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.
Di masa-masa itu, Nanik berada di garda terdepan pertempuran opini di media sosial, menyuarakan visi-misi Prabowo Subianto dengan vokal dan gigih.
Namun kini, era pertarungan politik di jagat digital telah usai.
Transformasi besar terjadi ketika Nanik dilantik masuk ke dalam jajaran birokrasi, hingga akhirnya dipromosikan menjadi orang nomor satu di Badan Gizi Nasional.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini!
Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Abba Gabrillin
#news #prabowosubianto #naniksdeyang #badangizinasional #vjlab