JAKARTA, KOMPASTV - Rencana Israel untuk memperluas serangan hingga ke ibu kota Lebanon, Beirut, dinilai dapat mengganggu upaya diplomasi yang tengah berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran.
Pengamat Timur Tengah Zulfan Lindan menilai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Israel untuk menggagalkan proses negosiasi.
"Dalam rangka menggagalkan negosiasi Trump dengan Iran soal perdamaian. Dari awal yang tidak setuju dengan gencatan senjata dan perdamaian itu Netanyahu," kata Zulfan dalam program Sapa Indonesia Malam, Selasa (2/6/2026).
Menurut Zulfan, keteguhan Iran dalam berunding menunjukkan bahwa negara tersebut merasa memiliki kekuatan yang cukup besar untuk menghadapi tekanan Amerika Serikat.
"Iran berani negosiasi secara tegas dengan Amerika karena dia merasa kuat. Kalau tidak kuat, semua kemauan Trump pasti diikuti. Tapi yang terjadi tidak demikian," katanya.
Pengamat Militer Center for Intermestic and Diplomatic Engagement Anton Aliabbas menilai isu Lebanon telah menjadi salah satu hambatan terbesar dalam proses perundingan antara Amerika Serikat dan Iran.
Menurutnya, Israel secara konsisten menolak memasukkan persoalan Lebanon Selatan ke dalam paket negosiasi.
"Israel sejak awal secara tegas menolak paket Lebanon Selatan dimasukkan ke meja perundingan. Karena itu negosiasi kali ini menjadi berlarut-larut," kata Anton.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang
#iran #lebanon #israel
Baca Juga Kepala BGN Diganti, Wakil Ketua DPR Dasco: Pergantian Tidak Akan Memengaruhi Pelayanan di https://www.kompas.tv/nasional/672461/kepala-bgn-diganti-wakil-ketua-dpr-dasco-pergantian-tidak-akan-memengaruhi-pelayanan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/672478/israel-ngotot-serang-beirut-pengamat-prediksi-negosiasi-as-iran-makin-sulit-sapa-malam