:

Sidang Pledoi Nadiem: Singgung Anjloknya Rupiah dan Kaitannya dengan Kasus Chromebook

5 jam lalu

Terdakwa sekaligus mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim menilai kasus yang dituduhkan padanya merupakan salah satu ujian akan kepastian investasi di Indonesia. Dalam nota pembelaannya, Nadiem secara tegas menepis tuduhan korupsi terkait pengadaan laptop Chromebook tahun 2020-2022 yang dianggap merugikan negara hingga Rp2,24 triliun, Selasa (2/6/2026).

Nadiem memperingatkan bahwa perkara ini telah menciptakan iklim ketidakpastian hukum yang membuat investor serta profesional muda merasa terancam, karena kebijakan profesional kini dinilai rentan dikriminalisasi dan dapat sewaktu-waktu diseret ke meja hijau tanpa dasar yang jelas.

"Ketidakpastian hukum adalah salah satu faktor penurunan harga pasar dan nilai tukar rupiah. Kepastian hukum adalah pilar utama dari pertumbuhan ekonomi, dan kasus ini adalah salah satu ujian terbesarnya," ungkap Nadiem dalam pledoi yang dibacakan.

Ia membantah keras adanya unsur niat jahat maupun konflik kepentingan, sembari menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan dilakukan sesuai aturan tanpa adanya pengayaan pribadi seperti yang didakwakan oleh jaksa.Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

#politik #pemerintah ##kompascomlab #nadiemmakarim #kasuschromebook #kasusnadiem #sidangnadiem

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke