JAKARTA, KOMPAS.TV - Aksi begal di berbagai wilayah dinilai telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan hingga memicu respons darurat berskala besar dari aparat keamanan.
Dalam upaya menekan angka kejahatan jalanan, tidak hanya kepolisian yang diterjunkan, tetapi juga TNI yang turut membantu pelaksanaan patroli malam bersama polisi di sejumlah daerah.
Meski demikian, pelibatan TNI dalam penanganan keamanan sipil menjadi perhatian berbagai pihak. Pelibatan tentara dinilai seharusnya dilakukan secara terbatas dan bukan menjadi solusi utama dalam menangani persoalan kriminal yang berada dalam ranah sipil.
Penanganan kejahatan jalanan dinilai tetap memerlukan penguatan fungsi penegakan hukum, pencegahan, serta peningkatan keamanan masyarakat oleh institusi yang berwenang.