KOMPAS.TV - Film dokumenter Pesta Babi kembali menjadi sorotan setelah salah satu tokoh yang tampil di dalam film tersebut, Yasinta Moiwend, perempuan adat Malind dari Merauke, Papua Selatan, melaporkan Ketua LBH Papua Merauke ke Polda Metro Jaya.
Yasinta Moiwend melaporkan pihak terkait atas dugaan penyalahgunaan data pribadi yang berkaitan dengan proses pembuatan hingga pemutaran film dokumenter Pesta Babi.
Ia mengaku penampilan dirinya dalam film tersebut dilakukan tanpa izin maupun pembicaraan terlebih dahulu dari pihak pembuat film.
Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.