Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Muhammad Qodari, memberikan klarifikasi isu beredar mengenai rencana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Italia usai dari Prancis. Qodari menyatakan bahwa hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait rencana tersebut.
Qodari meluruskan simpang siur mengenai agenda luar negeri kepala negara. Ia menekankan bahwa fokus utama kunjungan Presiden saat ini adalah memenuhi undangan ke Prancis.
"Pertama, sejak awal tidak ada statement pemerintah RI bahwa Presiden akan ke Italia. Yang kedua, jadwal resmi memang hanya ke Prancis," ujar Qodari di Gedung Danantara, Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2026).
Terkait adanya spekulasi mengenai kemungkinan penambahan destinasi di tengah perjalanan, Qodari menjelaskan bahwa segala sesuatunya harus bersifat resmi sebelum disampaikan ke publik.
"Bila di perjalanan ada rencana akan ke tujuan yang lain, itu sebatas rencana sampai ada penyampaian resmi dari pemerintah," tambahnya.
Qodari menjelaskan bahwa kunjungan ke Prancis bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan state visit (kunjungan kenegaraan) sebagai balasan atas kunjungan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia sebelumnya. Agenda ini sudah direncanakan jauh-jauh hari dan telah diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono sejak April lalu.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini.
Penulis: Siti Laela Malhikmah
Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah
Video Editor: Siti Laela Malhikmah
Produser: Dandy Bayu Bramasta
#Prabowo #Politik #Gerindra #PrabowoPrancis #KunjunganPrabowo #PrabowoItalia
#News ##vjlab