TEMANGGUNG, KOMPAS.TV - Polisi akan mengotopsi satu jenazah korban untuk mengetahui penyebab kematian satu keluarga saat kamping di dalam tenda kawasan Temanggung.
Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dari satu keluarga yang meninggal saat kamping di Temanggung.
Dari empat korban yang meninggal dunia, polisi hanya akan mengotopsi jasad dari anak yang dinilai paling prima dari korban lain.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga keempat korban mengalami keracunan dari gas portable yang digunakan untuk memasak.
Pihak keluarga meyakini keempat korban meninggal dunia karena keracunan karena tidak ditemukan kekerasan dan barang berharga yang hilang.
Namun keluarga menunggu otopsi polisi untuk penyebab kematian.
Dokter spesialis forensik RSCM, Ade Firmansyah, bilang ada ciri khusus yang akan terlihat pada jasad korban keracunan karbondioksida.
Sebelumnya satu keluarga ditemukan tewas dalam sebuah tenda yang tertutup rapat saat kamping di Temanggung, Jawa Tengah.
Dari hasil olah TKP, polisi memeriksa sejumlah barang bukti penting untuk mendukung pemeriksaan forensik, salah satunya gas portable dan sejumlah alat memasak.
Baca Juga Satu Keluarga Tewas di Lokasi Glamping Temanggung, Badan Geologi: Tak Ada Gas Vulkanik Berbahaya di https://www.kompas.tv/regional/671821/satu-keluarga-tewas-di-lokasi-glamping-temanggung-badan-geologi-tak-ada-gas-vulkanik-berbahaya
#tenda #temanggung #keracunan
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/672033/diduga-keracunan-polisi-akan-autopsi-1-korban-tewas-di-lokasi-glamping-temanggung-kompas-siang