SUKABUMI, KOMPAS.TV - Mengusung konsep kembali ke kampung halaman, Balik Ka Lembur menghadirkan beragam makanan tradisional yang bahan dan produksinya melibatkan langsung warga sekitar.
Mulai dari belut goreng hasil tangkapan warga hingga aneka cemilan khas tradisional seperti deblo, jala, combro, kue ali, ulen, tutut dan kue tradisional lainnya.
Semua dihadirkan dengan cita rasa khas perkampungan yang jarang ditemukan di tempat makan modern.
Salah satu menu favorit di tempat ini yaitu paket belut cobek yang menjadi incaran para pengunjung.
Bahkan untuk belut sehari habis sekitar 5 sampai 10 kilo, untuk hari libur bisa lebih dari 10 kilogram.
Selain itu, paket burayak atau ikan kecil juga menjadi menu best seller yang banyak dicari pelanggan.
Tak hanya itu, Balik Ka Lembur juga menyediakan tersedia pula ikan nila goreng, ayam goreng dan berbagai menu khas Sunda lainnya.
Tingginya minat pengunjung membuat tempat makan ini semakin dikenal, bahkan oleh wisatawan dari luar kota.
Momen liburan menjadi waktu ramai bagi Balik Ka Lembur, terutama wisatawan dari Jakarta dan Bogor yang datang untuk menikmati wisata kuliner khas Sukabumi.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Ari Yulianti mengatakan tempatnya nyaman makanannya enak dan masih tradisional. Paling suka belut cobeknya, rasanya khas dan beda.
Tak sekadar menjadi tempat makan, Balik Ka Lembur juga menjadi ruang pemberdayaan bagi warga dan UMKM lokal dengan mengangkat kuliner tradisional khas Sunda.
Tempat ini kini menjadi salah satu destinasi kuliner yang menarik di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Baca Juga Bolu Bakar Tunggal, Kuliner Legendaris Bandung Sejak 1962 | JURNAL NUSANTARA di https://www.kompas.tv/nasional/670730/bolu-bakar-tunggal-kuliner-legendaris-bandung-sejak-1962-jurnal-nusantara
#sukabumi #kuliner #makanantradisional
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/672031/balik-ka-lembur-di-sukabumi-surga-kuliner-tradisional-yang-libatkan-umkm-lokal-kompas-siang