KOMPAS.TV - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth menegaskan Washington masih berupaya mencapai “kesepakatan besar” dengan Iran yang dapat memastikan Teheran tidak memiliki senjata nuklir.
Pernyataan itu disampaikan Hegseth kepada wartawan di Singapura saat menghadiri KTT keamanan Shangri-La Dialogue ke-23.
Hegseth mengatakan Presiden Donald Trump hanya akan menyetujui kesepakatan yang dianggap benar-benar menguntungkan bagi Amerika Serikat dan keamanan dunia.
“Pada akhirnya, kesepakatan apa pun yang bersedia dibuat Presiden hanya akan dilakukan jika beliau yakin itu adalah kesepakatan yang sangat baik bagi negara kami dan keamanan dunia. Dan hanya ada satu presiden yang bersedia mengambil risiko untuk memastikan setelah 47 tahun Iran tidak mampu memiliki senjata nuklir,” kata Hegseth.
Meski demikian, ia menegaskan Amerika Serikat tetap siap kembali melancarkan operasi militer apabila diperlukan.
“Kesiapan kami saat ini bahkan lebih kuat dibanding hari pertama untuk menghadapi situasi itu jika memang diperlukan. Namun Presiden lebih memilih untuk tidak menempuh jalur tersebut. Iran mengetahui dengan sangat jelas apa yang menjadi harapan kami,” ujarnya.
Baca Juga [FULL] Trump Ancam Ledakkan Oman Jika Bantu Iran, Pengamat Soroti Hal Ini di https://www.kompas.tv/internasional/671753/full-trump-ancam-ledakkan-oman-jika-bantu-iran-pengamat-soroti-hal-ini
#trump #hegseth #perang #iran
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/671967/menhan-as-hegseth-ungkap-trump-kejar-kesepakatan-besar-dengan-iran-tapi-ancaman-perang-masih-ada