:

Wacana Wajibkan Bahasa Perancis, PDI-P: Nanti ke Afrika Harus Bahasa Afrika?

6 jam lalu

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Djarot Saiful Hidayat menyindir wacana pengajaran bahasa Perancis di seluruh jenjang pendidikan, yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto usai kunjungannya ke Paris, Prancis. 

Menurut Djarot, pengajaran bahasa asing tidak bisa ditentukan secara serta-merta hanya karena Presiden baru saja melakukan kunjungan ke suatu negara.

"Untuk masalah bahasa Perancis itu penting juga, tapi kan tidak bisa serta-merta begitu Presiden berkunjung ke Prancis, kemudian beliau berbicara akan mewajibkan pendidikan bahasa Prancis di semua tingkatan sekolah," ujar Djarot usai acara Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD PDI-P se-Indonesia, Sabtu (30/5/2026).

Djarot kemudian melontarkan sindiran bahwa logika serupa bisa membuat kebijakan pendidikan berubah-ubah mengikuti negara yang dikunjungi Presiden.

"Kemudian nanti kalau misalnya beliau ke mana lagi, Afrika, begitu ya. Bahasa Afrika itu yang harus diajarkan. Kan tidak begitu-begitu," kata Djarot.

Simak selengkapnya dalam video berikut ini!

Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Monica Arum

#news #prabowosubianto #bahasaprancis #pdip #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke