JAKARTA, KOMPASTV – Sejumlah petinggi PDI Perjuangan menilai wacana pengajaran bahasa Prancis di sekolah perlu dikaji secara mendalam.
Mereka menilai kebijakan pendidikan tidak boleh ditetapkan secara spontan karena kunjungan kenegaraan.
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan penentuan bahasa asing harus disesuaikan dengan kurikulum dan kebutuhan sekolah.
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menilai kebijakan pendidikan harus melalui kajian yang matang.
“Tidak bisa serta-merta begitu Presiden berkunjung ke Prancis kemudian mewajibkan pendidikan bahasa Prancis di semua tingkatan sekolah,” ujarnya.
Djarot juga menanggapi rencana kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke sejumlah daerah.
Djarot justru menyinggung polemik ijazah Jokowi dan menyarankan agar ditunjukkan ke publik untuk meredam isu.
“Silakan saja beliau keliling ke mana pun, bebas. Tapi beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan supaya masyarakat betul-betul yakin bahwa ijazahnya itu asli,” ujarnya.
Selain itu, ia mengkritik kebijakan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai tidak boleh bersifat top-down dan harus tumbuh dari bawah.
“Kan tidak bisa seperti itu dipaksakan. Karena koperasi itu tumbuh dari bawah, dari anggota, bukan dari atas,” katanya.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Video Editor: Lintang
Baca Juga Kesaksian Pekerja Soal WN Korea Selatan Tewas Diduga Dibunuh di Bekasi | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/671917/kesaksian-pekerja-soal-wn-korea-selatan-tewas-diduga-dibunuh-di-bekasi-kompas-petang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/671926/full-pdip-buka-suara-soal-jokowi-hingga-koperasi-desa-program-presiden-prabowo