PDI-Perjuangan (PDI-P) melayangkan kritik keras terhadap pernyataan yang mengklaim bahwa masyarakat pedesaan tidak terkena dampak langsung dari gejolak kenaikan kurs mata uang asing atau dollar.
PDI-P menegaskan bahwa realitas di lapangan justru menunjukkan kondisi sebaliknya, di mana masyarakat kecil dan pelaku usaha di desa ikut menjerit akibat domino ekonomi global ini.
"Rakyat di desa itu pasti terdampak. Anda terdampak, kita semuanya terdampak, betul ya? Sekarang ini, misalnya contoh ya, ini pengusaha tahu dan tempe. Itu menjadi tanah harga kedua rakyat. Kalau misalnya terus-terus seperti ini, bisa tutup (gulung tikar),” kata Djarot Saiful Hidayat Ketua DPP PDI-Perjuangan, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2026).
Djarot meminta agar pemerintah tidak menutup mata terhadap efek berantai dari pelemahan nilai tukar rupiah.
Menurutnya, argumentasi yang menyebut warga desa aman dari dampak ekonomi makro adalah kekeliruan besar yang tidak sesuai dengan kenyataan di akar rumput.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini!
Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Monica Arum
#news #pdiperjuangan #prabowosubianto #dollarnaik #djarotsaifulhidayat #vjlab