Dalam persaingan supremasi AI, Amerika Serikat mendominasi akses terhadap chip semikonduktor tercanggih, namun China jelas memimpin dalam penyediaan pasokan listrik murah dan melimpah yang dibutuhkan untuk mengoperasikan pusat data raksasa.
Melalui keunggulan regulasi dan inisiatif integrasi energi terbarukan di wilayah pedalaman, China mampu membangun infrastruktur data jauh lebih cepat dibandingkan AS yang kini mulai terbentur masalah keterbatasan jaringan listrik lokal.
Pada akhirnya, kompetisi global ini menjadi ajang pembuktian di mana AS unggul dalam hal teknologi chip tetapi kekurangan daya, sementara China memiliki kapasitas daya yang luar biasa namun masih terhambat oleh pasokan chip.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih
Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih
Video editor: Katarina Astriyani Setyaningsih
Produser: Monica Arum
#Global #Konflik #Dailynews #AI #China #AS
Music: Cosmic Drift - DivKid