Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memasukkan Israel dan Rusia dalam daftar hitam kekerasan seksual di zona konflik.
Daftar tersebut dimuat dalam laporan terbaru PBB, yang mendokumentasikan kekerasan seksual dalam konflik di seluruh dunia.
Pada laporan 2026, PBB memasukkan Israel untuk pertama kalinya sejak laporan tersebut mulai disusun 15 tahun lalu.
Israel masuk daftar hitam atas dugaan kekerasan seksual dan perlakuan terhadap tahanan Palestina.
Dalam laporan tersebut, PBB mencamtumkan 77 pemerintah dan entitas non-pemerintah yang disebut bertanggung jawab atas fenomena kekerasan seksual di zona konflik.
Laporan PBB dikutip Associated Press menyatakan terdapat pola kekerasan seksual terhadap warga Palestina yang ditahan di Israel serta wilayah Palestina yang diduduki. Kebanyakan korban berasal dari Jalur Gaza, Palestina.