Ada harga mahal yang harus dibayar saat AS memutuskan kembali menyerang kawasan Iran di dekat Selat Hormuz. Drone siluman canggih mereka, MQ-9 Reaper berhasil ditembak jatuh dalam sebuah operasi pencegatan secara senyap.
Al Jazeera mengungkap, Iran kini memiliki sistem pertahanan udara baru yang jauh lebih murah, tapi punya efek berbahaya bagi persenjataan mahal milik militer Amerika. Benteng baru yang menjadi ancaman nyata bagi supremasi udara Barat tersebut dinamai Arash-e Kamangir.
Keberhasilan pencegatan ini sekaligus menjadi ujian berat bagi aset dan gudang senjata Amerika Serikat yang kini mulai kosong. Lantas, seperti apa revolusi teknologi pertahanan asimetris yang sedang dikembangkan oleh militer Iran?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Narator: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty