:

Ogah Serahkan Selat Hormuz, Iran Ancam Perang Asimetris Siap Lemahkan AS

3 jam lalu

Mantan Panglima Tertinggi IRGC, Mohsen Rezaei, menegaskan jika AS berani menyentuh Selat Hormuz, maka perang asimetris menjadi balasan. Hal itu diungkapnya dalam wawancara bersama televisi pemerintah Iran, Kamis (28/5/2026).

Iran berkomitmen menjaga Selat Hormuz tetap terbuka bagi perdagangan internasional demi stabilitas keamanan Teluk Persia. Namun, ia menekankan bahwa selat tersebut akan ditutup bagi aktivitas militer dan eksploitasi oleh kekuatan asing, khususnya Amerika Serikat dan Israel. Iran memposisikan langkah ini sebagai upaya stabilisasi kawasan, di mana Teheran kini memegang kendali penuh dalam mengelola jalur vital tersebut untuk memastikan perdamaian bagi mitra ekonomi mereka.

Dalam aspek pertahanan, Rezaei menjelaskan bahwa kekuatan militer Iran kini sepenuhnya bertransformasi dengan mengadopsi doktrin peperangan asimetris yang mengandalkan drone serta teknologi berbiaya rendah namun sangat efektif.

Strategi ini terbukti dalam respons militer terbaru, di mana Iran meluncurkan rudal ke arah pangkalan militer AS di Kuwait sebagai balasan atas serangan Washington di Bandar Abbas. Di tengah ketegangan yang meningkat, Iran juga terus memperkuat narasi perlawanannya melalui propaganda anti-Israel yang dipasang di Teheran, seiring dengan berlanjutnya konfrontasi antara Israel dan proksi Iran di Lebanon.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

#global #konflik ##kompascomlab #selathormuz #iran #amerika #perangiranamerika

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke