Bandar Abbas menjadi garis depan konfrontasi militer dan markas strategis bagi Angkatan Laju Konvensional serta Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran di sepanjang Selat Hormuz.
Menurut laporan Al Jazeera, posisi pelabuhan ini sangat vital bagi ekonomi Teheran karena menjadi jalur perlintasan bagi lebih dari 90 persen pengiriman minyak mentah Iran, termasuk untuk ekspor ke China demi menghindari sanksi Barat.
Media News 18 menyoroti bahwa eskalasi terbaru berupa serangan drone dan ledakan di Bandar Abbas mencerminkan adanya dualitas, di mana aksi militer di lapangan sengaja digunakan oleh AS dan Iran sebagai alat tawar dalam jalur negosiasi diplomatik mereka.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih
Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih
Video editor: Angelia Elza Berliana Sari
Produser: Dandy Bayu Bramasta
#Global #Perang ##kompascomlab #SelatHormuz #BandarAbbas
Music: Taking Chances - The Soundings