Seorang pemuda di Jember, Jawa Timur, mengaku menjadi korban begal di kawasan Kecamatan Jenggawah. Dalam video yang beredar, pemuda berinisial F itu memperlihatkan helm dan jaket yang disebut rusak akibat senjata tajam.
Laporan tersebut sempat membuat warga resah hingga polisi turun melakukan olah TKP dan penyelidikan. Namun setelah dilakukan pendalaman, polisi menemukan sejumlah kejanggalan dari keterangan pelapor.
F akhirnya mengakui bahwa cerita pembegalan tersebut hanyalah rekayasa agar dikasihani orang tuanya dan diganti uang sebesar Rp3,5 juta. Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal laporan palsu dengan ancaman hukuman satu tahun penjara.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV