MINA, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan masalah jemaah yang tidak mendapatkan tenda di Mina telah ditangani oleh tim syarikah atau penyedia layanan yang berada di markas maupun pemondokan jemaah di Mina.
Wamenhaj mengatakan kasus jemaah tidak mendapat tenda di Mina terjadi karena adanya perbedaan data pada syarikah terkait jumlah jemaah yang menempati tenda. Kondisi ini juga dipicu oleh penempatan kasur di dalam tenda yang ditumpuk oleh pihak syarikah, sehingga penataan kasur tidak sesuai dengan kapasitas dan ukuran tenda yang terbatas.
Meski demikian, Dahnil menegaskan kejadian ini langsung ditangani dengan cepat oleh petugas haji, sehingga seluruh jemaah tetap bisa mendapatkan haknya selama menjalani ibadah haji di Mina.