Nilai tukar rupiah yang berfluktuasi hingga sempat menyentuh angka Rp17.800 per dolar AS bukan sekadar angka di atas kertas bagi sektor moneter. Secara sosiologis, situasi ini juga dinilai menguji kepercayaan publik.
Sosiolog Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rakhmat Hidayat, menyoroti pentingnya empati dan akurasi komunikasi publik dari para elit pemerintahan di tengah situasi ekonomi yang penuh tekanan.
Di era keterbukaan informasi dan media sosial seperti saat ini, masyarakat menjadi jauh lebih kritis dalam mengawasi setiap gerak-gerik, kebijakan, hingga agenda kunjungan luar negeri para pejabat.
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Editor: Monica Arum
Produser: Adil Pradipta
#RupiahLemah #DollarAS #ObrolanNewsroom #ONRclips