JAKARTA, KOMPAS.TV - Relawan kemanusiaan Gaza, As’ad Aras mengungkap kesaksian mencekam selama berada di kapal militer setelah dicegat dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.
As’ad mengatakan, para relawan terus mendengar jeritan korban yang diduga mengalami penyiksaan.
“Setiap detik kami mendengarkan jeritan orang yang disiksa,” ujar As’ad Aras.
Menurut As’ad, bentuk kekerasan yang dialami para relawan berbeda-beda.
Ia mengaku melihat langsung adanya sejumlah personel bersenjata di dalam kontainer kecil tempat relawan diperiksa sebelum masuk ke area penahanan.
As’ad menjelaskan, seluruh relawan harus melewati kontainer tersebut satu per satu tanpa terkecuali. Menurutnya, para relawan juga menyaksikan langsung kondisi korban lain yang mengalami luka-luka.
As’ad mengatakan dirinya bersama relawan lain berada selama dua hari di atas kapal militer. Dalam kondisi itu, para relawan disebut mengalami keterbatasan makanan dan minuman.
Satu botol air untuk beberapa orang. Sementara roti yang diberikan disebut sudah tidak layak dimakan.
Meski demikian, para relawan disebut tetap tidak bisa beristirahat dengan tenang karena dugaan penyiksaan berlangsung terus-menerus.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/f-0g1wMsx0o
#gaza #israel #relawan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/671633/kesaksian-relawan-indonesia-tua-muda-disebut-disiksa-di-kapal-militer-rosi