JAKARTA, KOMPAS.TV - Relawan kemanusiaan Gaza, As’ad Aras, mengungkap detik-detik kapal bantuan yang ditumpanginya dicegat saat pelayaran menuju Gaza.
Menurut As’ad, misi pelayaran awalnya ditargetkan tiba di Gaza dalam waktu enam hari. Saat intersep terjadi, kapal relawan disebut tinggal sehari lagi mencapai tujuan.
As’ad menjelaskan, saat itu posisi kapal diperkirakan tinggal sekitar 130 mil laut dari pantai Gaza. Kapal juga sempat berencana menepi sementara di dekat Pelabuhan Mesir karena adanya potensi badai di depan jalur pelayaran.
Namun sebelum rencana itu dilakukan, intersep lebih dulu terjadi. As’ad menyebut, tanda-tanda pencegatan sebenarnya sudah terlihat sejak malam hari.
Para relawan pun diminta mematikan lampu kapal hingga telepon genggam untuk mengurangi pantauan.
Ketegangan memuncak sekitar pukul 15.00 saat kapal patroli dan dua speedboat mulai mendekat ke kapal relawan.
Dalam situasi itu, seluruh relawan diminta bersiap menggunakan life jacket sesuai prosedur keamanan.
As’ad juga mengungkap pesan kapten kapal yang justru meminta seluruh awak tetap makan di tengah situasi mencekam.
Meski berada dalam situasi genting, As’ad menegaskan para relawan tidak menunjukkan kepanikan. Bahkan, mereka masih sempat meneriakkan yel-yel dukungan untuk Palestina.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/f-0g1wMsx0o
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/671628/relawan-indonesia-ungkap-detik-detik-kapal-global-sumud-flotilla-ditangkap-di-laut-menuju-gaza-rosi