:

Alumnus UNY Diduga Palsukan Riset AI di Denmark, Diduga Demi Jalan-jalan Gratis

3 hari lalu

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sedang menelusuri kebenaran dua alumni yang menjadi perbincangan di media sosial karena dituding memalsukan riset. 

Dugaan ini mencuat setelah ramai menjadi pembahasan di media sosial. Informasi tersebut diunggah oleh sebuah akun instagram.

Unggahan itu menyebutkan bahwa hal ini terungkap di konferensi International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 -konferensi untuk para ahli pneumonia- yang diadakan di Kopenhagen, Denmark. 

Dalam unggahan tersebut juga dituliskan soal modus berganti-ganti nama saat presentasi.

Saat dikonfirmasi, Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Nur Hidayanto, mengatakan, berdasarkan penelusuran di database alumni, memang terdapat dua nama tersebut.

Namun, belum diketahui apakah dua nama ini merupakan orang yang sama dengan yang ramai diperbincangkan di media sosial. 

"Dua nama itu memang ada di database kami, tapi kami enggak tahu namanya itu sama atau tidak, kan kami enggak tahu," ujar Prof Nur Hidayanto saat dihubungi, Selasa (26/5/2026). 

Saat ini pihaknya juga belum menerima laporan resmi terkait hal tersebut.

Prihantini, sosok yang namanya ramai dikaitkan dengan dugaan pemalsuan riset berbasis kecerdasan buatan atau AI dalam konferensi internasional di Denmark, menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang menyeret Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). 

Permintaan maaf itu disampaikan Prihantini saat dihubungi pihak kampus untuk dimintai klarifikasi mengenai isu yang beredar.

Selain meminta maaf, Prihantini juga menjelaskan bahwa terdapat miskonsepsi yang berkembang cepat di medsos tanpa konfirmasi langsung kepada dirinya. 

Nur mengatakan, Prihantini menyebut bahwa informasi yang tersebar di medsos tidak sepenuhnya benar. 

Saat ini, Prihantini disebut tengah menyiapkan klarifikasi terkait tudingan yang ramai dibahas publik.

Simak selengkapnya dalam video berikut ini!

Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Penulis Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Diamanty Meiliana 

#news #pemalsuanrisetai #universitasnegeriyogyakarta  #viral #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke