:

Harga Plastik Mahal, Daging Kurban Dibungkus Daun Jati

7 hari lalu

MALANG, KOMPAS.TV - Penggunaan daun jati sebagai pembungkus daging kurban dilakukan panitia kurban Masjid Babul Hidayah Kota Malang. Setelah dipotong dan ditimbang, daun jati yang telah dipetik sebelumnya digunakan untuk membungkus daging kurban sebelum dibagikan kepada masyarakat.

Menurut panitia kurban, penggunaan daun jati ini selain lebih ekonomis dan ramah lingkungan, juga memiliki beberapa kelebihan. Daging yang dibungkus dengan daun jati membuat daging tetap segar dan menyerap bau amis. Daun jati yang digunakan didapat panitia dari pohon jati milik warga yang ada di sekitar permukiman.

"Kenapa kami memilih daun jati karena yang ekonomis, ramah lingkungan karena kita taju sekarang harga plastik semakin mahal." Kata Firdaus. 

Sementara itu tim dokter hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya Malang juga terlihat memeriksa hewan kurban. Meski ditemukan adanya cacing pada hati sapi, namun kondisi tersebut masih dalam batas aman karena hati yang terkena cacing langsung dibuang 

"Setelah disembelih kita lakukan pengecekan namanya post  yaitu pengecekan organ dalam meliputi dari paru-paru, jantung dan hati." Terang drh. Dimas. 

Meski belum sepenuhnya meninggalkan kantong plastik, namun panitia berharap tradisi membungkus daging dengan daun jati ini bisa diteruskan di tahun-tahun mendatang.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/671376/harga-plastik-mahal-daging-kurban-dibungkus-daun-jati

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke