Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, melontarkan pernyataan keras menjelang musim haji dengan menyebut Israel sebagai tumor kanker yang kini mendekati tahap akhir keberadaannya. Dalam pesan resminya pada 26 Mei 2026, ia menegaskan bahwa rezim Zionis telah dibuat tak berdaya oleh serangan Iran dalam apa yang ia sebut sebagai perang paksaan kedua. Mojtaba juga menekankan bahwa posisi Iran tidak akan mundur, seraya mengutip prediksi mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, mengenai keruntuhan Israel dalam kurun waktu 25 tahun yang disampaikan satu dekade lalu.
Selain menargetkan Israel, Mojtaba melalui saluran Telegram pribadinya juga memberikan peringatan tegas kepada Amerika Serikat dan negara-negara di kawasan Teluk. Ia menyatakan bahwa negara-negara di kawasan tersebut tidak lagi dapat berfungsi sebagai tameng bagi pangkalan militer AS, dan menegaskan bahwa Washington tidak akan lagi memiliki tempat berlindung yang aman untuk melakukan agresi. Pernyataan ini muncul di tengah perundingan pengakhiran perang dengan AS, menjadi sinyal kuat bahwa Iran di bawah kepemimpinan baru tetap memegang teguh postur strategisnya serta menyerukan persatuan dunia Islam untuk membentuk tatanan global baru.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Sumber: Xinhua
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Angelia Elza Berliana Sari
Produser: Dandy Bayu Bramasta
Music: Still Standing - Anno Domini Beats
#global #konflik #Iran #AmerikaSerikat #PerangIran #MojtabaKhamenei