:

Jemaah Menunggu Berjam-jam ke Arafah, Timwas Haji Minta Mekanisme Transportasi Diperbaiki

5 jam lalu

KOMPAS.TV - Jemaah haji dari seluruh dunia melaksanakan wukuf di Padang Arafah, mulai Selasa (26/5/2026) siang waktu Mekkah, Arab Saudi.

Para jemaah akan wukuf di Arafah hingga matahari terbenam.

Hampir dua juta jemaah haji, melaksanakan wukuf di Padang Arafah tahun ini.

Para jemaah menggunakan ihram, berniat haji dan melakukan segala syarat dan larangan haji.

Jemaah mengisi waktu wukuf dengan berdoa, berzikir dan melakukan ibadah wajib lainnya.

Kementerian Haji dan Umrah, meminta jemaah Indonesia, tetap menjaga kesehatan dan minum air yang cukup, sebab suhu di Arafah mencapai 45 derajat Celsius.

Tim Pengawas Haji DPR meminta penyelenggara haji, memperbaiki mekanisme transportasi untuk fase selanjutnya setelah wukuf di Arafah.

Pasalnya, Timwas Haji menemukan banyak jemaah harus menunggu berjam-jam untuk berangkat ke Padang Arafah.

Ini menjadi catatan Timwas Haji, kendala ini dapat berpengaruh pada kesehatan jemaah, dalam menunaikan ibadah puncak haji, selama fase Armuzna yakni Arafah, Muzdalifah dan Mina.

Baca Juga Momen Temu Kangen Jurnalis KompasTV Petugas Haji Patuna dengan Keluarga di https://www.kompas.tv/internasional/671204/momen-temu-kangen-jurnalis-kompastv-petugas-haji-patuna-dengan-keluarga

#haji #arafah #timwashaji

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/671216/jemaah-menunggu-berjam-jam-ke-arafah-timwas-haji-minta-mekanisme-transportasi-diperbaiki

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke