Kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memicu gejolak di pasar komoditas dan para petani Sawit.
Hanya dua hari setelah pengumuman tersebut, harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di berbagai daerah anjlok drastis hingga belasan persen, sementara lelang CPO di bursa KPBN terpaksa dibatalkan.
Ketidakpastian aturan teknis membuat importir global menunda transaksi, menciptakan sentimen negatif yang menempatkan petani dan pelaku usaha sawit dalam posisi rentan terhadap kerugian besar.
Kekhawatiran publik semakin meluas karena kebijakan ini dianggap minim pelibatan pemangku kepentingan, bahkan memunculkan trauma sejarah terkait tata niaga komoditas masa lalu yang sempat merugikan petani. Meski pemerintah menegaskan bahwa DSI hanya berfungsi sebagai pengawas dan bukan penentu harga, para pelaku industri serta pengamat pasar internasional, seperti dari Malaysia dan India, memperingatkan potensi kerusakan ekosistem perdagangan global dan risiko kelangkaan pasokan domestik.
Tanpa peta jalan dan regulasi teknis yang jelas, kebijakan ini kini dipertanyakan efektivitasnya, apakah akan menjadi penyelamat devisa negara atau justru menjadi beban baru bagi ekonomi nasional.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor:Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Sacrifices - Anno Domini Beats
#politik #pemerintah ##kompascomlab #Danantara #DanantaraSumberdayaIndonesia #DSI #Eskpor #Prabowo