:

EKSKLUSIF! Darurat Jaringan Narkoba di Jakarta, Siapa Mafianya? | DIPO INVESTIGASI

1 minggu lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri sebuah tempat hiburan malam di hotel bintang tiga di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yang digerebek polisi 9 Mei 2026. Di sana, Dipo mengikuti proses rekonstruksi kasus perdagangan narkoba dan berbincang bersama  penyidik Bareskrim Polri. 

Pihak Kepolisian membeberkan kronologi pengungkapan kasus pada malam itu serta beragam modus para pelaku menjalankan bisnis haram ini untuk mengelabui aparat.

Peredaran narkoba di tempat hiburan malam hotel berbintang tiga ini diduga telah beroperasi selama 12 tahun. Distribusi narkoba diduga dikendalikan oleh sejumlah narapidana dalam lapas.

Benarkan ada sosok yang membekingi bisnis hitam ini?

Dipo juga mewawancarai 2 tersangka yang berperan mencari serta menyuplai narkoba kepada pelanggan. Polisi telah menetapkan 14 orang sebagai tersangka.

Sementara, 3 orang lainnya masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang berperan sebagai kurir dan pemasok utama narkoba. 

Dipo juga menemui Plt Deputi Pemberantasan BNN RI, Roy Hardi Siahaan yang membeberkan tren modus terbaru peredaran narkoba melalui penyelundupan etomidate ke dalam cartridge vape.

Tak hanya itu, Dipo juga diizinkan melihat langsung isi brankas di ruang penyimpanan barang bukti narkoba dari berbagai kasus. 

Dipo juga berbincang dengan seorang pengedar narkoba yang telah aktif sejak 2010 hingga sekarang. Pelaku  membeberkan bagaimana ia terlibat dalam bisnis narkoba tanpa pernah bertatap muka dengan anggota maupun dengan pembelinya.

Pelaku bahkan mengaku transaksi narkoba melibatkan jaringan narapidana di dalam lapas. Pengedar ini juga mengaku pernah bekerja sebagai kurir sindikat Freddy Budiman, seorang gembong narkoba yang telah menjalani hukuman mati pada 2016 lalu. 

Dipo menemui Pengamat Hukum Pidana Narkotika, Slamet Pribadi. Menurutnya, pangsa pasar dan peminat narkoba di tanah air sejauh ini masih sangat besar.

Selain itu, Slamet menilai proses rehabilitasi bagi pengguna hingga kini belum berjalan maksimal. Slamet juga mengkritik lemahnya sistem penyaringan (screening) di dalam lapas yang membuat para narapidana leluasa menyelundupkan telepon genggam untuk mengendalikan bisnis narkoba. 

Saksikan Program Dipo Investigasi episode Darurat “Gurita” Narkoba. Tayang Senin, 25 Mei 2026 di KompasTV. 

 

#jakarta #narkobaberbahaya #jaringan 


 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/671084/eksklusif-darurat-jaringan-narkoba-di-jakarta-siapa-mafianya-dipo-investigasi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke