AMERIKA SERIKAT, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menutup pidato Hari Peringatan atau Memorial Day di Arlington, Virginia, dengan pernyataan penuh pujian terhadap peran Amerika Serikat dalam sejarah dunia.
Di hadapan keluarga Gold Star dan para veteran, Trump menyebut para pahlawan Amerika telah menyelamatkan lebih banyak nyawa, membebaskan lebih banyak tawanan, serta menyebarkan harapan dibanding bangsa mana pun sepanjang sejarah.
Ia juga menegaskan bahwa pengorbanan para tentara AS telah membantu miliaran orang terbebas dari kemiskinan, tirani, dan penindasan.
Dalam pidatonya, Trump menggambarkan tentara Amerika bukan sekadar pasukan perang, melainkan “malaikat pelindung” yang menjaga batas antara kebebasan dan tirani, serta antara peradaban dan barbarisme.
Ia menegaskan bahwa sejak tahun 1776 hingga 2026, Amerika Serikat selalu berdiri sebagai kekuatan yang menurutnya “agung dan bermoral”. Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan negosiasi sensitif antara Amerika Serikat dan Iran.
Pidato Trump berlangsung saat dunia internasional menanti perkembangan pembicaraan antara AS dan Iran yang dimediasi Pakistan.
Negosiasi tersebut disebut menjadi upaya penting untuk mencegah konflik lebih luas di Timur Tengah setelah serangkaian ketegangan militer dalam beberapa bulan terakhir.
Momentum Memorial Day tahun ini pun tidak hanya menjadi penghormatan bagi tentara yang gugur, tetapi juga panggung politik Trump dalam menegaskan posisi dan pengaruh Amerika Serikat di mata dunia.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/671055/pujian-donald-trump-bicara-blak-blakan-soal-kekuatan-amerika-di-depan-dunia