KOMPAS.TV - Pertahanan udara Ukraina dilaporkan telah mencegat 549 drone dan 55 rudal Rusia.
Ledakan di ibu kota Ukraina telah menyebabkan bangunan tempat tinggal di dekat distrik pemerintahan bergetar.
Sementara puluhan orang berlindung di stasiun metro bawah tanah di pusat kota.
Sirene serangan udara meraung sepanjang malam saat asap mengepul di seluruh kota akibat serangan.
Kerusakan tercatat di setidaknya sembilan distrik ibu kota, termasuk gedung-gedung perumahan.
Presiden Ukraina menyebut Rusia sudah tiga kali menggunakan rudal Oreshnik dalam perang.
Sejumlah negara Eropa, seperti Jerman dan Prancis, mengecam keras Rusia atas penggunaan Oreshnik yang merupakan senjata dengan kemampuan membawa hulu nuklir.
Menanggapi situasi kritis tersebut, Presiden Ukraina mendesak Amerika Serikat dan Eropa untuk segera mengambil keputusan tegas dalam memperkuat pertahanan udara Ukraina guna menekan Rusia agar menghentikan agresi dan memulai proses perdamaian.
Baca Juga Putin Tuding Ukraina Serang Asrama Pelajar dan Tewaskan 6 Orang, Ancam Lakukan Serangan Balasan di https://www.kompas.tv/internasional/670567/putin-tuding-ukraina-serang-asrama-pelajar-dan-tewaskan-6-orang-ancam-lakukan-serangan-balasan
#ukraina #rudal #rusia
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/671025/dibombardir-rusia-ukraina-klaim-cegat-549-drone-dan-55-rudal-sapa-malam