KOMPAS.TV - Presiden Trump sengaja mengulur waktu negosiasi demi mengunci posisi AS di atas angin dan memastikan Iran bersih dari nuklir. Namun di sisi lain, Teheran menolak keras detail nuklir masuk ke dalam MoU.
Apakah taktik buying time atau mengulur waktu dari Trump ini akan sukses memaksa Iran tunduk, atau justru kebuntuan ini menjadi bom waktu yang memicu perang baru di Timur Tengah?
Kita bahas bersama Peneliti Senior Indo Pacific Strategic Intelligence, Fauzia G Cempaka Timur, dan Atase Pertahanan RI di Iran 2009-2012, Budi Pramono.