Pasangan pengantin, Aldy dan Feny menjadi korban dugaan penipuan wedding organizer (WO) setelah resepsi pernikahan mereka nyaris gagal digelar.
Korban mengaku telah melunasi pembayaran hingga puluhan juta rupiah kepada pihak WO bernama Marwah, namun sejumlah vendor seperti dekorasi, catering hingga perlengkapan acara disebut menghilang menjelang hari pernikahan.
Korban menjelaskan, awalnya mereka mengenal WO tersebut melalui media sosial Instagram dan sempat mengikuti proses test food, fitting hingga technical meeting sebelum akhirnya melakukan pelunasan pembayaran.
Namun, beberapa hari menjelang acara, pihak pengelola gedung Islamic Center menghubungi korban karena pembayaran venue disebut belum dilunasi oleh pihak WO. Korban mengaku terus mencoba meminta kejelasan kepada pihak penyelenggara, namun tidak mendapat kepastian.
Pada H-1 acara, korban bersama suaminya mendatangi galeri WO di kawasan Jakarta Garden City (JGC). Namun saat tiba di lokasi, kantor tersebut disebut sudah kosong.
Mereka kemudian mendatangi gudang WO di kawasan Rorotan untuk meminta penjelasan langsung kepada pemilik. Meski sempat dijanjikan pembayaran akan dilakukan, hingga malam hari vendor catering dan sejumlah pekerja disebut meninggalkan lokasi tanpa kepastian.
Akibat kejadian itu, resepsi pernikahan korban gagal terlaksana sesuai rencana dan hanya akad nikah yang tetap digelar dengan bantuan pihak gedung. Korban mengaku mengalami kerugian mencapai Rp85,5 juta dan telah membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Timur terkait dugaan penipuan tersebut.
Simak selengkapnya di video ini
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Penulis Naskah: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#WeddingOrganizer #PenipuanWO
#ResepsiGagal #KorbanWO #vjlab