:

Dugaan Blackout Sumatera Karena Sabotase? Ini Kata Bareskrim Polri

4 hari lalu

JAKARTA, KOMPASTV - Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia memastikan tidak ditemukan indikasi sabotase dalam peristiwa blackout atau pemadaman listrik massal yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat, 22 Mei 2026.

Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin, mengatakan hasil investigasi awal menunjukkan gangguan diduga dipicu faktor teknis dan cuaca ekstrem yang menyebabkan putusnya kabel transmisi listrik di wilayah Jambi.

“Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca ekstrem yang menyebabkan gangguan pada sistem transmisi kelistrikan. Sampai saat ini kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan,” kata Nunung dalam konferensi pers, Senin (25/5/2026).

Menurut Nunung, bentuk kabel yang putus juga menjadi salah satu alasan kuat mengapa dugaan sabotase disingkirkan.

“Kerusakan kabel tidak rapi, lebih berbentuk serabut. Kalau sabotase biasanya potongannya rapi,” ujarnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Joshua

Baca Juga KPK Periksa Anggota DPRD Rejang Lebong terkait Kasus Suap Bupati Fikri Thobari di https://www.kompas.tv/nasional/670896/kpk-periksa-anggota-dprd-rejang-lebong-terkait-kasus-suap-bupati-fikri-thobari

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670905/dugaan-blackout-sumatera-karena-sabotase-ini-kata-bareskrim-polri

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke