:

Menlu AS Marco Rubio Update Negosiasi AS-Iran, Singgung Lebanon dan Hizbullah

2 minggu lalu

JAKARTA, KOMPASTV - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mengatakan pemerintah AS masih mengedepankan jalur diplomasi dalam upaya mencapai kesepakatan dengan Iran terkait isu nuklir dan keamanan kawasan Timur Tengah.

Rubio menyebut proses negosiasi masih berlangsung dan Washington saat ini menunggu respons dari pihak Iran terhadap proposal yang telah diajukan.

“Kami pikir mungkin ada kabar tadi malam atau hari ini, tetapi proses seperti ini memang membutuhkan waktu untuk mendapatkan tanggapan,” ujar Rubio, saat mengunjungi taj mahal di Agra, iIndia.

Ia juga menegaskan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tidak akan terburu-buru menyepakati perjanjian yang dinilai merugikan Washington.

“Presiden tidak akan membuat kesepakatan yang buruk,” ujar Rubio.

Dalam kesempatan itu, Rubio juga menyinggung situasi di Lebanon yang menurutnya ditangani secara terpisah dari pembicaraan utama dengan Iran.

Ia mengatakan saat ini telah berlangsung gencatan senjata selama 45 hari antara Lebanon dan Israel, disertai komunikasi intensif antara kedua pihak.

Rubio menyebut tantangan terbesar dalam proses tersebut berkaitan dengan keberadaan Hizbollah yang menurutnya masih memengaruhi stabilitas Lebanon dan kawasan.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/670893/menlu-as-marco-rubio-update-negosiasi-as-iran-singgung-lebanon-dan-hizbullah

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke