Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menjadi penentu akhir kesepakatan damai dengan Amerika Serikat, meskipun Presiden Donald Trump mengeklaim sebagian besar poin perundingan telah dinegosiasikan untuk mengakhiri perang Iran-Amerika.
Menurut pejabat Teheran, proposal perdamaian AS-Iran itu masih harus mendapat persetujuan dari Ayatollah Mojtaba Khamenei dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, sebelum benar-benar diratifikasi.
Sementara Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut, tidak ada keputusan strategis yang diambil di luar kerangka Dewan Keamanan Nasional maupun tanpa izin pemimpin tertinggi Iran.
Pezeshkian menegaskan, kekhawatiran utama Iran saat ini bukan perang maupun serangan rudal dari AS-Israel, melainkan menjaga ketenangan dan persatuan nasional.