TANGERANG, KOMPAS.TV - 9 WNI relawan misi kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla tiba di Indonesia, Minggu (24/5/2026) sore.
Herman Budianto Sudarsono, salah satu relawan kemanusiaan asal Ponorogo yang ditahan tentara Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 menuju Palestina mengaku alami kekerasan dan penyiksaan selama 4 hari.
Herman mengatakan penyiksaan yang dilakukan oleh tentara Israel sangat keji dan brutal.
"Penyiksaan-penyiksaan yang dilakukan oleh IOF itu nyata. Sangat keji sangat brutal dari mulai proses penculikan sampai dengan proses yang panjang selama kurang lebih empat hari melakukan penyiksaan-penyiksaan tadi," ungkap Herman Budianto.
Ia juga mengaku diperlakukan layaknya hewan saat ditahan. Mereka dipaksa berjalan menggunakan lutut dengan kondisi badan menunduk ke tanah.
"Belum lagi hal-hal yang lain terkait kondisi ketika kita dipenjara dan seterunya diperlakukan seperti hewan, yang kami harus berjalan merangkak dengan lutut kami. Kami harus berjalan dengan selalu menunduk tidak boleh menatap mereka," tambahnya.
Baca Juga WNI Aktivis Flotilla Ungkap Penyiksaan Ditahan Militer Israel: Diinjak, Disetrum Beberapa Kali.. di https://www.kompas.tv/nasional/670808/wni-aktivis-flotilla-ungkap-penyiksaan-ditahan-militer-israel-diinjak-disetrum-beberapa-kali
#wni #flotilla #israel #relawan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/670816/keji-wni-relawan-flotilla-cerita-saat-ditahan-pasukan-israel-kami-diperlakukan-seperti-hewan