KOMPAS.TV - Iran dan Amerika Serikat dikabarkan hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Pemerintah Iran melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Ismail Baghaei, mengonfirmasi bahwa kedua negara tengah mendiskusikan sejumlah poin nota kesepahaman.
Iran menyatakan tengah memfinalisasi nota kesepahaman tersebut yang memuat 14 poin, salah satunya terkait Selat Hormuz.
Iran menyebut, dalam waktu 30 hingga 60 hari, rincian kesepakatan akan dibahas sebelum kesepakatan akhir tercapai.
Senada dengan Iran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui media sosial Truth Social menulis bahwa sebuah kesepakatan benar-benar tengah dinegosiasikan dalam nota kesepahaman untuk damai.
Dalam unggahannya di Truth Social, Trump juga menulis bahwa aspek dan detail akhir dari kesepakatan tersebut sedang dibahas dan akan segera diumumkan.
Selain banyak elemen lain dalam perjanjian tersebut, Selat Hormuz disebut akan dibuka kembali.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, juga menyinggung progres tersebut di tengah kunjungannya ke India.
Namun, Rubio menegaskan tujuan utama Amerika Serikat tidak berubah, yakni tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.
Sementara itu, Angkatan Laut Kerajaan Inggris bersiap memulai operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz segera setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan.
Jika kesepakatan damai ini benar-benar tercapai, apakah hal tersebut akan menjadi momentum untuk mengakhiri seluruh bentuk serangan?
Apakah ini dapat menjadi jaminan bahwa tidak akan ada lagi serangan, baik di Iran maupun kawasan Timur Tengah?
Hal tersebut dibahas bersama Guru Besar Keamanan Internasional Universitas Kristen Indonesia, Angel Damayanti, serta Peneliti Senior Indo-Pacific Strategic Intelligence, Aisha Kusumasomantri.
Baca Juga 9 WNI Tiba di Indonesia, Menlu Sugiono: Terima Kasih Pemerintah Turki Ikut Bantu di https://www.kompas.tv/nasional/670801/9-wni-tiba-di-indonesia-menlu-sugiono-terima-kasih-pemerintah-turki-ikut-bantu
#as #trump #iran #perang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/670805/full-peneliti-dan-guru-besar-soal-iran-as-hampir-capai-perdamaian-jamin-tak-saling-serang-lagi