:

Pengakuan Aktivis Sumud Flotilla yang Diculik Israel: Ditodong senjata, Diborgol, hingga Alami Pelec

3 jam lalu

Tiga dari enam aktivis Belanda anggota Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel saat menuju Gaza telah tiba di Bandara Schiphol, Amsterdam, Kamis (22/5/2026).


Mereka disambut keluarga dan puluhan pendukung Palestina dengan bendera Palestina, tepuk tangan, serta seruan "Free Palestine" dan "Viva Palestine".


Aktivis Pieter Rambags mengaku mengalami perlakuan keras selama ditahan. Ia mengatakan petugas melempar granat kejut (stun grenade), mengarahkan senjata ke para tahanan, serta memaksa mereka berlutut berjam-jam dengan tangan diborgol.


Aktivis Cerisa Van Kesteren juga menyebut petugas menendang kakinya, melakukan penggeledahan tubuh tanpa busana (strip search) berulang kali, serta memasang borgol terlalu ketat hingga meninggalkan memar di pergelangan tangannya.


Sumber: AP

Kreatif: Safira Nurulita

Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta


` #Israel #Global #Cut

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke