Rencana pemerintah Indonesia untuk memusatkan ekspor sejumlah komoditas strategis, termasuk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), memicu kekhawatiran pelaku industri sawit Malaysia.
Kekhawatiran itu muncul setelah Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pemerintah untuk menunjuk satu lembaga negara sebagai eksportir tunggal berbagai komoditas utama Indonesia, seperti minyak sawit, batu bara, dan ferroalloy.
Pelaku industri sawit di Malaysia menilai kebijakan baru tersebut berpotensi mengganggu arus perdagangan global dan memicu volatilitas harga minyak nabati dunia dalam jangka pendek.
Selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Sakina Rakhma Diah Setiawan Penulis Naskah: Shafa Maulita Maulana Narator: Shafa Maulita Maulana Video Editor: Shafa Maulita Maulana Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko