JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menilai pembangunan proyek Sekolah Rakyat berada dalam kondisi “setengah mangkrak” akibat progres pengerjaan yang berjalan lambat.
Pemerintah kini berpacu dengan waktu agar sekolah tersebut sudah dapat digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026.
Dody mengungkapkan, hingga 20 Mei 2026 realisasi pembangunan Sekolah Rakyat baru mencapai sekitar 58 hingga 59 persen.
Menurutnya, keterlambatan proyek diduga dipicu adanya pihak internal kementerian yang melakukan tindakan tidak terpuji pada tahap awal pembangunan.
Akibat kondisi tersebut, Dody mengaku harus melakukan evaluasi besar-besaran, termasuk memberhentikan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum demi mempercepat penyelesaian proyek.
Ia juga menyoroti adanya kontrak pembangunan yang justru menargetkan penyelesaian melewati masa dimulainya tahun ajaran baru.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/670540/setengah-mangkrak-menteri-pu-ungkap-alasan-keterlambatan-pembangunan-sekolah-rakyat